Prigen (28/11)
Ta'aruf Kamad
Sertijab antara Kepala MTsN Lama dan Baru digelar Tgl. 27 November 2012 di aula MTsN Prigen, sudah berlalu. Kini Drs H. Pardi, M.PdI mulai action. Sebenarnya hari setelah sertijab selesai, H. Pardi langsung mengikuti kegiatan sosialiasi di KPPN tentang langkah-langkah akhir tahun. Sehari-hari berikutnya beliau tiap pagi stand by di gerbang MTsN Prigen untuk memberi 'salaman' kepada para siswa. Inilah contoh sebenarnya, namun efeknya belum terasa pada komunitas civitas.
Rapat ta'aruf pun digelar singkat saat peralihan jam Ngaji Pagi- KBM. Dalam rapat yang digelar (29/11) Pak H Pardi mengenalkan dirinya kepada para guru, termasuk sekelumit perjalananan karirnya hingga sampai di lereng gunung Anjasmara ini. Mantan Kamad MIN Bulusari ini harus berangkat pagi kalau tidak terjebak macet. Sehingga beliau lebih pagi hadir di sini "namra wahid'. .." Saya sudah biasa berangkat pagi, karena Sidoarjo - Prigen kurang lebih 1,30 jam perjalanan, saya harus pagi start dari rumah jam 5 pagi, bukan karena apa, tapi karena takut terjebak saja,.." gurau Bapak kelahiran Tuban 1969 ini. Pak H. Pardi memang terkenal di MIN Bulusari, beliau di sekolah selalu pagi.
Pembina Upacara & Rapat KKM
Ta'aruf Kamad
Hari senin (3/12) Kamad baru menjadi pembina upacara. Dalam sambutannya mantan Paskribraka Kabupaten pada masa SMA ini memberi wejangan kepada siswa tentang kedisplinan; bagaimana sikap sempurna, bagaimana seharusnya pengibar bendera yang baik, beliau mengatakan..." inti dari upacara adalah pengibaran bendera, nilai sakralnya ada. Jadi harus hikmat, disinilah jiwa patriotisme kita akan bangkit.." Dalam lanjutan amanatnya lulusan IAIN Surabaya ini menyampaikan satu hadits, bahwa Rasulullah SAW dalam hidupnya hampir tidak lupa 3 (tiga) salat sunnah; yaitu dhuha, tahajjut dan witir.."nah kita paling tidak, satu saja yang kita usahakan untuk istiqomah.." Insyallah nanti semester genap kita coba dhuha tiap pagi.." harapnya.
Terkait keg. Porseni, beliau juga ingin ta'aruf di tingkat KKM. Momen seleksi hari ke-1 (5 Des) ini dijadikan agenda ketemu dan sharing tentang beberapa masalah terkini di tingkat KKM. Termasuk digagas sebelumnya penentuan jadwal seleksi tingkat KKM serta kesepakatan Porseni dan TSM dalam waktu dekat ini. Kamad yang istiqomah dhuha ini menyampaikan dalam rapat KKM tentang kegiatan porseni di TK MKK karena kebetulan beliau 'didapuk' menjadi sekretaris Panitia Porseni Kab. Pasuruan tahun ini. Biaya Porseni TK. Provinsi ini akan dibebankan kepada siswa, artinya tiap siswa akan dikenai kontribusi, tetapi mekanismenya dibahas enaknya...kata bendahara KKM, Abdul Qodir.S.PdI.(guz)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar